Risale-i NurLem'alar

Poin Ketiga:

Lem'alar · hlm. 63

Sebagaimana Allah memiliki rahmat yang tak terhingga, Dia pun memiliki cinta yang tak terhingga. Sebagaimana Dia membuat diri-Nya dicintai secara tak terhingga melalui keindahan dan hiasan seluruh ciptaan di alam, demikian pula Dia mencintai makhluk berkesadaran yang membalas kecintaan-Nya dengan cinta. Betapa penting dan luhurnya suatu tujuan — berupaya menarik tatapan cinta suatu Zat, yang seluruh kelembutan, keindahan, kelezatan, dan nikmat surga adalah satu manifestasi rahmat-Nya — secara badihi dapat dipahami. Karena — dengan nas firman-Nya — cinta-Nya hanya diperoleh dengan ittiba' pada Sunnah Ahmadiah صلى الله عليه وسلم, maka sudah pasti ittiba' pada Sunnah Ahmadiah صلى الله عليه وسلم terbukti sebagai tujuan insani terbesar dan tugas manusiawi terpenting.

NUKTAH KESEBELAS:

Terdiri dari “Tiga Persoalan”.