Persoalan Pertama:
Lem'alar · hlm. 379
Sebagaimana dijelaskan dalam Kelimat Kesepuluh.. suatu keindahan pada puncak kesempurnaan dan suatu kesempurnaan pada puncak keindahan, tentu ingin melihat dan memperlihatkan serta memamerkan dirinya; ini adalah suatu kaidah yang paling mendasar. Nah, berdasarkan kaidah umum yang mendasar inilah bahwa; Sang Pelukis Azali dari kitab besar alam semesta ini — dengan alam semesta ini, dengan setiap halamannya, setiap barisnya, bahkan huruf-huruf dan titik-titiknya — untuk memperkenalkan diri-Nya, memberitahukan kesempurnaan-Nya, memperlihatkan keindahan-Nya, dan membuat diri-Nya dicintai, dengan berbagai lisan setiap yang maujud dari yang paling parsial hingga yang paling universal, memperkenalkan dan membuat dicintai keindahan kesempurnaan-Nya dan kesempurnaan keindahan-Nya.
Nah, wahai manusia yang lalai! Sementara Sang Penguasa, al-Hakam, al-Hakîm, Pemilik Keagungan dan Keindahan ini ingin memperkenalkan dan membuat diri-Nya dicintai olehmu dengan setiap makhluk-Nya dalam cara-cara yang tak terhingga dan cemerlang semacam ini, jika engkau tidak mengenal-Nya dengan iman terhadap perkenalan-Nya, dan tidak membuat dirimu dicintai oleh-Nya dengan penghambaanmu sebagai balasan atas upaya-Nya membuat diri-Nya dicintai — ketahuilah dan sadarlah betapa besar kejahilan dan kerugian berlipat yang tak terhingga itu!..