Persoalan Kedua:
Lem'alar · hlm. 65
Allah dalam Al-Qur'an Al-Hakim berfirman: وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظ۪يمٍ Dengan riwayat-riwayat sahih, para sahabat pilihan seperti Hazrat Aisyah ash-Shiddiqah (r.a.), tatkala menggambarkan Nabi صلى الله عليه وسلم, menggambarkannya dengan “Khuluquhul-Qur'ân”. Yakni: “Teladan keindahan akhlak yang dijelaskan Al-Qur'an adalah Muhammad صلى الله عليه وسلم. Dan yang paling meneladani keindahan itu, serta yang secara fitrah diciptakan di atas keindahan itu, adalah beliau.”
Nah, padahal setiap perbuatan, keadaan, perkataan, dan gerak seorang zat yang demikian layak menjadi sebuah model bagi umat manusia, betapa celakanya orang-orang lalai yang beriman kepadanya dan termasuk umatnya namun tidak mementingkan sunnahnya atau ingin mengubahnya — bahkan orang-orang gila pun memahaminya.