Risale-i NurLampiran Kastamonu

Sebuah Peringatan Penting untuk Saudara-saudara Akhiratku

Lampiran Kastamonu · hlm. 25

Terdiri dari "DUA POIN":

Yang Pertama:

Tugas paling penting bagi orang yang bergabung (intisab) dengan Risale-i Nur adalah menuliskannya atau menyuruh menuliskannya, serta membantu penyebarannya. Orang yang menuliskannya atau menyuruh menuliskannya memperoleh gelar murid Risale-i Nur. Dan di bawah gelar itu, selain menjadi penyerta dalam doa-doa baikku dan keuntungan-keuntungan maknawiku — yang setiap dua puluh empat jam kupanjatkan dengan lisanku barangkali seratus kali, kadang lebih — ia pun menjadi penyerta dalam doa dan keuntungan ribuan saudara berharga dan murid-murid Risale-i Nur yang berdoa sepertiku.

Lagi pula, dalam penulisannya — yang dari empat segi setara dengan empat jenis ibadah yang diterima — ia bisa meraih banyak manfaat: menguatkan imannya sendiri; berusaha menyelamatkan iman orang lain dari bahaya; meraih dan menumbuhkan tafakur imani (tefekkür-ü imanî) yang, menurut hukum hadis, satu jam tafakur kadang setara dengan ibadah satu tahun; serta turut serta dalam kebaikan üstadnya — yang tulisan tangannya tak indah dan keadaannya sangat berat — dengan cara menolongnya. Aku jamin dengan sumpah: orang yang dengan sadar menuliskan sebuah risalah kecil untuk dirinya, baginya menjadi setara dengan sebuah hadiah besar bagiku; bahkan tiap-tiap halamannya menggembirakanku sebanyak satu okka* gula.