Risale-i NurKelimat

KELIMAT KEDUA PULUH ENAM

Kelimat · hlm. 762

463 Menafsirkan suatu hakikat penting ayat yang bermakna وَاِنْ مِنْ شَيْءٍ اِلاَّ عِنْدَنَا خَزَٓائِنُهُ وَمَا نُنَزِّلُهُٓ اِلاَّ بِقَدَرٍ مَعْلُومٍ ❊ وَ كُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنَاهُ ف۪ٓى اِمَامٍ مُب۪ينٍ (Dan tiada sesuatu melainkan di sisi Kami khazanahnya, dan tidaklah Kami turunkan ia melainkan dengan kadar yang tertentu; dan segala sesuatu Kami hitung dalam kitab yang nyata) — yang berkenaan dengan rahasia takdir dan pembuktian "iman kepada takdir, baik dan buruknya dari Allah Ta'ala" — dengan empat pembahasan, dengan cara yang mendekatkan rahasia takdir (yang pikiran khawas pun tak sampai kepadanya) ke benak awam yang sederhana. Di penutupnya, ia memberi empat pelajaran penting — asas suatu jalan yang terpendek, terselamat, dan terlurus — yang menjadi penyandar penyucian nafsu dan penyempurnaan ruh, dengan nama "Empat Langkah". Dan di penutup dari penutup, ada enam masalah dari berbagai masalah; salah satunya membuka suatu rahasia i'jaz ayat di akhir Surah al-Fath.