Gambaran Kedelapan:
Al-Kalimat · hlm. 46
Mari, akan kubacakan kepadamu firman-firman yang datang darinya ini. Lihat, ia berulang-ulang berjanji dan memberikan ancaman keras: "Aku akan mengambil kalian dari sana dan membawa kalian ke pusat kerajaanku; orang-orang yang taat akan kujadikan bahagia dan para pendurhaka akan kujadikan tahanan. Tempat sementara itu akan kuhancurkan, dan akan kudirikan sebuah negeri lain yang memuat istana-istana dan penjara-penjara yang kekal abadi." Lagi pula hal-hal yang ia janjikan itu amat mudah baginya. Dan bagi rakyatnya amat penting. Sedangkan mengingkari janji sangatlah bertentangan dengan izzah kekuasaannya. Maka lihatlah, wahai si dungu! Engkau membenarkan wahammu yang pendusta, akalmu yang mengigau, dan nafsumu yang menipu. Dan engkau mendustakan zat yang sama sekali tidak memiliki keterpaksaan untuk mengingkari dan menyalahi janji, yang dari sisi mana pun penyelisihan tidak layak bagi kehormatannya, dan yang seluruh pekerjaan yang tampak bersaksi atas kebenarannya. Tentu engkau berhak menerima hukuman yang besar. Perumpamaanmu serupa dengan ini: seorang musafir menutup matanya dari cahaya matahari dan memandangi khayalnya; wahamnya, bagaikan seekor kunang-kunang, hendak menerangi jalannya yang mengerikan dengan cahaya lentera kepalanya. Karena ia telah berjanji, pasti ia akan menunaikannya. Padahal penunaiannya amat mudah baginya, dan amat sangat diperlukan bagi kami, bagi segala sesuatu, bagi dirinya, dan bagi kerajaannya.
Berarti ada sebuah Mahkamah Kubrâ dan sebuah kebahagiaan yang teragung.