OBAT KEDUA PULUH TIGA:
Risalah Orang-Orang Sakit · hlm. 20
Wahai orang sakit yang sebatang kara, asing, lagi malang! Jika bersama penyakitmu, kesebatangkaraan dan keterasingan (gurbet) mampu membuat hati yang paling keras sekalipun menjadi iba terhadapmu dan menarik tatapan kasih sayang; maka bukankah keimanan dan pertalianmu (intisab) kepada Penciptamu Yang Maha Penyayang — Dzat yang memperkenalkan diri-Nya kepada kita dengan sifat Ar-Rahman Ar-Rahim pada permulaan seluruh surah Al-Qur'an, yang dengan seberkas cahaya kasih sayang mendidik segenap induk agar menyayangi segenap anak dengan kasih sayang-Nya yang menakjubkan, yang pada setiap musim semi memenuhi permukaan bumi dengan berbagai nikmat melalui satu kilasan rahmat-Nya, dan yang Surga dalam kehidupan abadi dengan segala keindahannya merupakan satu kilasan rahmat-Nya — serta pengenalanmu akan Dia dan permohonanmu (niyaz) dengan lisan kelemahan penyakitmu, pasti akan menarik tatapan rahmat-Nya kepadamu sebagai ganti dari segala sesuatu. Selama Dia ada, memperhatikanmu, maka bagimu segala sesuatu ada. Yang sesungguhnya berada dalam keterasingan dan kesebatangkaraan adalah orang yang tidak bertalian kepada-Nya dengan iman dan penyerahan diri, atau yang tidak mempedulikan pertaliannya kepada-Nya.