HARAPAN PERTAMA:
Panduan Wanita · hlm. 17
Wahai saudara-saudara tua yang terhormat dan saudari-saudari tua yang telah sampai kepada usia kematangan! Aku pun tua seperti kalian. Dengan keinginan menyertakan kalian ke dalam harapan-harapan yang sesekali kutemukan pada masa tua ini dan ke dalam cahaya penghiburan yang ada pada harapan-harapan itu, aku akan menuliskan sebagian keadaan yang kualami. Cahaya yang kulihat dan pintu-pintu harapan yang kutemui, tentulah terlihat dan terbuka menurut bakatku yang kurang dan kacau. Insya Allah bakat kalian yang jernih dan murni akan membuat cahaya yang kulihat itu semakin bersinar, dan akan menjadikan harapan yang kutemukan itu semakin kuat.
Maka sumber, tambang, dan mata air dari harapan-harapan dan cahaya-cahaya yang akan datang itu ialah: iman.