Risale-i NurLem'alar

POIN PERTAMA:

Lem'alar · hlm. 168

Sang Pencipta Yang Maha Penyayang meminta syukur sebagai balasan atas nikmat-nikmat yang Dia berikan kepada jenis manusia. Adapun israf bertentangan dengan syukur, suatu pelecehan yang merugikan terhadap nikmat. Sedangkan iktisad adalah suatu penghormatan yang menguntungkan terhadap nikmat. Ya, iktisad adalah suatu syukur maknawi, suatu penghormatan terhadap rahmat Ilahi di dalam nikmat, secara pasti suatu sebab keberkahan, suatu sumber kesehatan bagi tubuh laksana diet, suatu sebab kemuliaan yang menyelamatkan dari kehinaan pengemisan maknawi, sekaligus suatu sebab kuat untuk merasakan kelezatan di dalam nikmat dan mengecap kelezatan pada nikmat-nikmat yang secara zahir tampak tak berlezat. Adapun israf, karena bertentangan dengan hikmah-hikmah yang disebutkan, ia memiliki akibat-akibat yang mengerikan.