POIN KETIGA:
Lem'alar · hlm. 252
Saudari-saudariku yang aziz; ketahuilah secara pasti bahwa: Pada kelezatan dan kenikmatan di luar lingkaran yang halal (syar'i); Risale-i Nur telah membuktikan dengan ratusan dalil kuat dan peristiwa bahwa terdapat sepuluh derajat lebih banyak kepedihan dan kepayahan daripadanya. Rincian panjangnya dapat kalian temukan dalam Risale-i Nur.
Sebagai contoh: Kelimat Keenam, Ketujuh, Kedelapan dari Kelimat-Kelimat Kecil dan Panduan Pemuda (Gençlik Rehberi) akan memperlihatkan hakikat ini kepada kalian secara sempurna sebagai gantiku. Karena itu, cukupkanlah diri dengan kesenangan dalam lingkaran yang halal dan berkanaahlah. Perbincangan tanpa dosa dengan anak-anak kalian yang tak berdosa di rumah kalian lebih lezat daripada ratusan bioskop. Dan ketahuilah secara pasti bahwa; dalam kehidupan dunia ini, kelezatan hakiki ada dalam lingkaran iman dan dalam iman. Dan pada setiap amal saleh ada suatu kelezatan maknawi. Dan dalam kesesatan serta kebejatan, terdapat kepedihan yang sangat pahit lagi buruk bahkan di dunia ini — Risale-i Nur telah membuktikannya dengan ratusan dalil pasti. Hampir bahwa dalam iman ada suatu benih Surga dan dalam kesesatan serta kebejatan ada suatu benih Neraka, aku sendiri telah melihatnya dengan ainul-yaqin melalui banyak percobaan dan peristiwa, dan hakikat ini telah ditulis berulang-ulang dalam Risale-i Nur. Ia telah jatuh ke tangan para penentang dan pembantah yang paling keras; sekaligus para pakar resmi (ahli vukuf) dan pengadilan tak dapat membantah hakikat itu. Sekarang, kepada saudari-saudariku yang mubarak lagi tak berdosa seperti kalian dan kepada yang kecil-kecil di antara kalian yang berkedudukan sebagai anak-anakku, biarlah — di barisan depan — Risalah Hijab (Tesettür), Panduan Pemuda, dan Kelimat-Kelimat Kecil memberi kalian pelajaran sebagai gantiku.
Aku mendengar bahwa; kalian menginginkan aku memberi kalian pelajaran di masjid. Namun di samping kekalutanku, penyakitku dan banyak sebab tak mengizinkan keadaan ini. Aku pun telah memutuskan untuk memasukkan seluruh saudariku yang membaca dan menerima pelajaranku yang kutulis untuk kalian ini, ke dalam seluruh perolehan maknawi dan doa-doaku seperti murid-murid Nur.
Jika kalian, sebagai gantiku, memperoleh Risale-i Nur sebagian lalu membacanya atau mendengarkannya, maka saat itu — sesuai kaidah kami — kalian pun menjadi turut serta dalam perolehan maknawi dan doa-doa seluruh murid Nur yang merupakan saudara-saudara kalian.
Sekarang aku hendak menulis lebih banyak lagi; namun karena aku sangat sakit, sangat lemah, sangat tua, dan memiliki banyak tugas seperti koreksi (tashih), untuk saat ini aku mencukupkan diri sebatas ini. اَلْبَاق۪ى هُوَ الْبَاق۪ى
Saudaramu yang membutuhkan doa kalian
Said Nursî