POIN KEDUA:
Lem'alar · hlm. 518
308 — Ia adalah suatu poin dari ayat وَاِنْ مِنْ شَيْءٍ اِلاَّ عِنْدَنَا خَزَٓائِنُهُ وَمَا نُنَزِّلُهُٓ اِلاَّ بِقَدَرٍ مَعْلُومٍ dan suatu kilasan dari Ismul-A'zam "Al-'Adl". Yakni: Alam semesta ini terus-menerus terombang-ambing dalam penghancuran dan perbaikan, setiap saat bergolak dalam peperangan dan perpindahan, setiap waktu berguling dalam kematian dan kehidupan. Adapun perubahan dan pergantian yang menakjubkan ini — dari gerak-gerik teratur benda-benda langit yang dahsyat; dari pemberian makan dan pemeliharaan yang teratur atas empat ratus ribu makhluk hidup nabati dan hewani di permukaan bumi; dari tugas-tugas yang teramat teratur dari unsur-unsur pengaduk lagi menyerbu yang mengalir bagaikan banjir; hingga pertarungan cahaya dan kegelapan, panas dan dingin, kehidupan dan kematian — segenap benda datang dari masa depan di dalam suatu timbangan keadilan sedemikian rupa, singgah di masa kini, lalu mengalir ke masa lalu; (sehingga) Fasubhânallah, setiap individu manusia yang memandang istana alam ini dengan pandangan yang berkeinsafan lagi saksama, pasti akan berkata: "Sang Pembuat istana alam ini — di samping menjadikan istana alam ini penerima tajalli teragung dari nama Al-'Adl — adalah Yang Maha Esa, dan Dia menjalankan urusan-urusan dengan timbangan keadilan sedemikian rupa sehingga Dia tidak meninggalkan tempat bagi syirik bahkan pada hal-hal yang dianggap paling tak berarti, paling kecil, lagi tak berharga, dan sama sekali tidak mengizinkan syirik menyusup ke dalam timbangan keadilan ini walau sebesar atom. Dan terhadap timbangan keadilan yang teramat teliti di dalam keteraturan tersempurna yang teramat menakjubkan ini, niscaya tidak ada selain Sang Pembuat Yang Maha Agung dari alam semesta ini yang dapat campur tangan." Dan ia akan memahami bahwa segenap sebab adalah suatu tabir bagi tangan kekuasaan Sang Pembuat Yang Maha Agung itu. Dan ia akan beriman — dalam kekaguman — kepada keesaan dan keberadaan Sang Pembuat Yang Maha Indah itu, sebagaimana ia percaya kepada keberadaan matahari.