OBAT KEDUA PULUH LIMA:
Lem'alar · hlm. 505
Ia menjelaskan dan membuktikan secara teramat pasti — dengan memperlihatkannya kepada mata — bahwa: suatu obat maknawi yang teramat bermanfaat dan suatu penawar hakiki lagi suci bagi segenap penyakit adalah mekarnya iman; bahwa dengan tobat, istigfar, salat, dan penghambaan, haruslah digunakan iman yang merupakan penawar suci itu serta obat yang datang dari iman; bahwa penyembuhan dunia-dunia maknawi yang besar dari ahli kelalaian — yang terluka oleh pukulan kesirnaan dan perpisahan — akan menyelamatkan mereka dari luka-luka dengan penyembuhan iman yang merupakan penawar suci; bahwa pengaruh obat iman itu adalah dengan menunaikan kewajiban-kewajiban (fardu); dan bahwa kebejatan, hawa nafsu, serta hiburan-hiburan yang tak sah menghalangi pengaruh penawar itu.
Hâfız Mustafa (rahimahullâh)