LEM'A KEENAM BELAS:
Lem'alar · hlm. 474
103
Ia memuat jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan mengenai sebagian persoalan dari persoalan-persoalan penting. Yakni; pada awalnya, ia adalah jawaban atas "Empat Pertanyaan" yang menarik.
Yang pertama:
Suatu jawaban yang teramat indah terhadap pertanyaan: "Mengapa kabar-kabar yang diberikan oleh ahli kasyf mengenai akan adanya suatu kelapangan (ferec) dan suatu kemenangan (futûhât) bagi Ahli Sunnah wal Jamaah tidak terwujud?"
Yang kedua:
Suatu jawaban yang teramat halus terhadap pertanyaan: "Padahal penulis Risalah Nur seharusnya menentang ahli dunia yang menahannya di bawah tekanan yang keras, apa sebab ia tidak mengusik mereka secara materiil?"
Yang ketiga:
Suatu jawaban yang teramat halus yang diberikan terhadap pertanyaan yang muncul: "Mengapa Anda begitu keras menentang perang terhadap keinginan pemerintah-pemerintah seperti Inggris dan Italia untuk berperang dengan pemerintah ini? Padahal peristiwa-peristiwa semacam ini, dengan membangkitkan semangat keislaman (hamiyet-i İslâmiye) yang merupakan sumber kekuatan maknawi bangsa, dapat menjadi sarana bagi kebangkitan syiar-syiar Islam dan penghapusan bid'ah-bid'ah sampai batas tertentu."
Yang keempat:
Suatu jawaban yang teramat menyenangkan lagi indah yang diberikan terhadap pertanyaan: "Mengapa Anda menganjurkan kehati-hatian kepada sahabat-sahabat Anda agar tidak memperlihatkan risalah-risalah bercahaya di tangan Anda kepada setiap orang? Dan mengapa Anda menghalangi orang banyak dari limpahan karunia cahaya-cahaya ini?"
Dalam penutupnya, ia adalah suatu jawaban yang teramat meyakinkan yang menghilangkan keraguan-keraguan terhadap suatu pertanyaan yang diajukan mengenai Lihye-i Saadet (rambut janggut Nabi yang mulia). Setelah itu, ia adalah tiga jawaban yang diberikan atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan mengenai tiga persoalan yang sejak dahulu diusik oleh kaum mulhid.
PERTANYAAN PERTAMA:
Yang merupakan terjemahan ayat yang mulia حَتّٰٓى اِذَا بَلَغَ مَغْرِبَ الشَّمْسِ وَجَدَهَا تَغْرُبُ ف۪ى عَيْنٍ حَمِئَةٍ: "Zulkarnain melihat Matahari terbenam di dalam air suatu mata air yang panas lagi berlumpur?"
PERTANYAAN KEDUA:
Di manakah Tembok Zulkarnain (Saddu Zülkarneyn)? Dan siapakah Ya'juj dan Ma'juj?
PERTANYAAN KETIGA:
Terhadap pertanyaan-pertanyaan mengenai Hazrat Isa 'alaihis-salâm yang akan datang di akhir zaman lalu membunuh Dajjal, telah diberikan jawaban-jawaban yang begitu luhur, sehingga ia menguatkan iman ahli iman, membungkam para sastrawan dengan balaghah-nya, sekaligus mematahkan dan menampar kaum mulhid.
Pada akhirnya, ia adalah suatu jawaban penting terhadap suatu pertanyaan penting yang diajukan mengenai hanya dua dari Mughayyabât-ı Khamsah (Lima Perkara Gaib).
Rüşdü