Isyarat Ketiga:
Lem'alar · hlm. 390
Dengan manifestasi teragung Nama al-Fard, alam semesta dijadikan bagaikan surat-surat Samadani yang tak terhingga yang saling berlapis, dan seakan-akan pada setiap surat telah dibubuhkan cap ketauhidan yang tak terhingga dan banyak sekali cap keahadan; sehingga setiap surat membawa cap-cap keahadan sebanyak jumlah katanya, dan memperlihatkan Sang Penulisnya sebanyak jumlah cap-cap itu. Ya, setiap bunga, setiap buah, setiap rumput, bahkan setiap hewan dan setiap pohon adalah suatu cap keahadan dan suatu meterai Kesamadan; dan karena tempat keberadaan mereka mengambil rupa suatu surat, masing-masing mengambil bentuk suatu tanda tangan; ia memperlihatkan Sang Penulis tempat itu. Misalnya: sebuah bunga kuning di sebuah kebun, berkedudukan sebagai suatu cap Sang Pelukis kebun itu. Milik siapa cap bunga itu, ia menunjukkan dengan jelas bahwa segenap bunga jenis itu di seluruh permukaan bumi berkedudukan sebagai kata-kata Dzat itu, dan bahwa kebun itu pun adalah tulisan-Nya. Artinya; setiap sesuatu menyandarkan segenap benda kepada Penciptanya, lalu mengisyaratkan suatu tauhid teragung.