Risale-i NurKelimat

ISYARAT KETUJUH

Kelimat · hlm. 622

Hasil dari kecintaan halal kepada hal-hal indah dan musim semi — yakni dengan pandangan "betapa indah ia dibuat," lalu mencintai keindahan perbuatan di balik karya itu, keteraturannya, kilau asma indah di balik keteraturan perbuatan, manifestasi sifat di balik asma indah itu, dan seterusnya — ialah: memandang di negeri kekal, di surga, kilau asma serta keindahan dan sifat di dalam asma itu, dalam rupa yang seribu kali lebih indah daripada ciptaan indah yang ia lihat di dunia. Bahkan Imam Rabbani (radhiyallahu 'anhu) berkata: "Kelembutan-kelembutan surga adalah penjelmaan kilau asma." (Renungkanlah!..)