Risale-i NurRisalah Orang-Orang Sakit

OBAT KEDUA:

Risalah Orang-Orang Sakit · hlm. 2

Wahai orang sakit yang tak sabar! Bersabarlah, bahkan bersyukurlah. Penyakitmu ini dapat menjadikan menit-menit umur berkedudukan seperti ibadah sejam demi sejam. Karena ibadah ada dua bagian. Yang satu ibadah positif (aktif) yaitu ibadah yang dimaklumi seperti salat dan munajat. Yang lain ibadah negatif (pasif) yaitu tatkala orang yang tertimpa musibah, melalui perantaraan penyakit dan musibah, merasakan ketidakberdayaan dan kelemahannya. Ia berlindung kepada Sang Pencipta Yang Maha Penyayang, ia memohon. Ia menjadi tempat tertuju suatu ibadah maknawi yang tulus, tanpa riya. Ya, terdapat riwayat sahih bahwa suatu umur yang berlalu dengan penyakit — dengan syarat tidak mengeluh (syakwa) kepada Allah — terhitung ibadah bagi seorang mukmin. Bahkan telah tetap dengan riwayat sahih dan penyingkapan yang benar bahwa penyakit sebagian orang sakit yang sabar lagi bersyukur selama satu menit berpindah menjadi kedudukan ibadah sejam, dan satu menit sebagian orang yang sempurna (kâmil) berpindah menjadi kedudukan ibadah sehari. Bersyukurlah — bukan mengeluh — terhadap penyakit yang menjadikan umurmu satu menit berkedudukan seperti seribu menit dan membuatmu meraih umur yang panjang.