Tanda Ketiga:
Lem'alar · hlm. 537
Merupakan tiga karamah yang menjadi sumber hiburan pada tiga musim gugur.
Pertama: Ghauts A'zam radhiyallâhu 'anh, dengan ungkapan يَا مُر۪يد۪ى كُنْ قَادِرِىَّ الْوَقْتِ لِلّٰهِ مُخْلِصًا تَع۪يشُ سَع۪يدًا, melalui lima belas tanda yang kuat;
Pada musim gugur kedua, pada musim yang sama, Hazrat Ali radhiyallâhu 'anh, dengan ungkapan وَيَا مُدْرِكًا لِذٰلِكَ الزَّمَانِ, melalui dalil-dalil yang kuat;
Pada musim gugur ketiga, dengan mengucapkan فَيَا حَامِلَ اْلاِسْمِ الَّذ۪ى dan seterusnya, sekali lagi Hazrat Ali radhiyallâhu 'anh secara penuh karamah memandang Penulis Risale-i Nur; bahwa dengan penulisan risalah-risalah yang kuat dan penuh kemukjizatan — yaitu Lem'a Kedelapan, Kedelapan Belas, dan Kedua Puluh Delapan — para murid Risale-i Nur yang dilanda ketakutan dan memerlukan hiburan itu, dengan kata-kata لاَ تَخْشَ sebanyak enam-tujuh kali, disingkirkan ketakutannya dan disemangati — hal ini memperlihatkan bahwa itu adalah suatu penghormatan Ilahi (ikram Ilahi) bagi para pelayan Al-Quran. Dan oleh karena lawan bicara butir وَاقْبِلْ وَلاَ تَهْرَبْ — sebagaimana butir-butir sebelumnya — adalah Said Nursî, maka ia menyemangatinya dengan berkata, "Wahai Said Nursî! Hadapilah, jangan lari!"
KESIMPULAN:
Bahwa sembilan hakikat yang ditunjukkan oleh sembilan "hem hem" (dan-dan) itu benar-benar terlaksana secara nyata dan tampak dengan mata kepala pada Risale-i Nur dan penulisnya.. bahkan telah tetap dengan pembenaran musuh-musuhnya sekalipun bahwa: yang dimaksudkan oleh perhatian mendalam Hazrat Ali radhiyallâhu 'anh dalam Kasidah Ercuze dan Celcelutiye-nya adalah seorang Pewaris Nabi (Wâris-i Nabî), Penguat Agama (Muqawwi-i Dîn), dan Pengemban Ismul-A'zam (Hâmil-i Ismul-A'zam), yaitu Risale-i Nur dan penulisnya.. (Karena seluruh dunia terbentang nyata dan kita mendengar segala seruannya; kebanyakan geraknya kita saksikan) — ia membuktikan secara pasti, tanpa syak dan ragu, bahwa lawan bicara Hazrat Ali radhiyallâhu 'anh itu adalah "Risale-i Nur", yang tidak keliru dalam kebenaran dan hakikat serta berjuang memelihara hak-hak Al-Quran tanpa takwil sebagaimana diperintahkan.
Hâfız Ali (rahimahullâh)
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّح۪يمِيَا اَللّٰهُ يَا رَحْمٰنُ يَا رَح۪يمُ يَا فَرْدُ يَا حَىُّ يَا قَيُّومُ يَا حَكَمُ يَا عَدْلُ يَا قُدُّوسُ
Demi hak Ismul-A'zam, demi kehormatan Al-Quran Al-Mu'jizul-Bayân, dan demi kemuliaan Rasul yang Mulia 'alaihis-salâtu was-salâm.. jadikanlah orang-orang yang mencetak Kumpulan Lem'a (Lem'alar Mecmuası), para pembantunya yang mubarak, dan para murid Risale-i Nur sebagai orang-orang yang beroleh kebahagiaan abadi di Surga Firdaus. Âmîn! Dan jadikanlah mereka senantiasa berhasil dalam khidmat keimanan dan Al-Quran. Âmîn! Dan tuliskanlah ke dalam buku catatan kebaikan mereka seribu kebaikan untuk setiap huruf dari Kumpulan Lem'a. Âmîn! Dan anugerahkanlah keteguhan, kesinambungan, dan keikhlasan dalam menyebarkan cahaya-cahaya (Nur). Âmîn!
Wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang (Yâ Arhamar-Râhimîn)!.. Bahagiakanlah seluruh murid Risale-i Nur di dua alam. Âmîn! Peliharalah mereka dari kejahatan setan-setan dari golongan manusia dan jin. Âmîn! Dan ampunilah kekhilafan Said yang lemah lagi papa ini. Âmîn!
Atas nama seluruh murid Nur
Said Nursî
Lem'alar — Bedîüzzaman Said Nursî