OBAT KETIGA:
Lem'alar · hlm. 498
Suatu obat mubarak yang memperlihatkan bahwa manusia tidak datang ke dunia ini untuk bersenang-senang dan berkelezatan — sebagaimana disaksikan oleh terus-menerus perginya mereka yang datang, menuanya para pemuda, dan bergulingnya (segala sesuatu) dalam kesirnaan dan perpisahan yang tiada henti.. sekaligus bahwa — karena manusia adalah makhluk hidup yang paling sempurna dan paling kaya perangkatnya, sehingga ia memikirkan kelezatan yang telah berlalu dan bala yang akan datang — ia menjalani suatu kehidupan yang penuh duka dan kesempitan; adapun penyakit, karena tidak memberikan kelalaian seperti kesehatan dan keselamatan, ia tidak memperlihatkan dunia sebagai menyenangkan dan membuat (manusia) melepaskan diri dari penderitaan kenangan-kenangan itu, sehingga ia berkedudukan sebagai seorang penasihat dan pembimbing yang sama sekali tidak menipu.