OBAT KEEMPAT BELAS:
Lem'alar · hlm. 501
Sekaligus, ia menjelaskan bahwa di balik tabir penyakit mata ahli iman — yakni pada kebutaannya — terdapat suatu cahaya yang teramat penting dan suatu mata besar yang maknawi; dan bahwa — sebagai ganti suatu mata fana yang selama beberapa tahun akan memandang secara fana suatu keindahan dunia yang fana lagi menyedihkan — memandang lembaran-lembaran Surga di Surga secara abadi dengan mata-mata abadi yang sekuat empat puluh mata, akan lebih utama. {(Catatan): Di antara pengaruh obat ini adalah: ketika aku pergi sebagai tamu ke suatu desa; di sana seorang bernama Mehmed Ağa yang buta, atas keluhannya tentang penyakit matanya, ketika kubacakan Obat Keempat Belas dari Risalah untuk Orang Sakit yang ada padaku, dengan pengaruh maknawinya orang itu berkata: "Andai saja aku tidak mengeluhkan penyakitku ini yang telah membuka pahala dan keuntungan maknawi ini bagiku." — dengan penuh penyesalan, ia berpaling kepada suatu pintu syukur. Karena itu, ia memahami secara pasti bahwa penyakit itu bagi dirinya adalah suatu rahmat Ilahi.}