ISYARAT KEEMPAT
Kelimat · hlm. 621
Hasil dari kecintaan halal kepada orang tua dan anak: (dengan nas Al-Qur'an) Allah Yang Maha Pengasih di antara para pengasih akan menganugerahkan kepada keluarga bahagia itu — meski kedudukan mereka berbeda-beda — kelezatan pergaulan yang murni, dalam rupa pergaulan indah yang layak bagi surga, melalui perjumpaan abadi di negeri kekal. Dan anak-anak yang wafat sebelum berusia lima belas tahun, yakni sebelum baligh, dalam rupa anak-anak surga yang diungkapkan dengan وِلْدَانٌ مُخَلَّدُونَ, dalam wujud yang teramat berhias, disenangi, lagi layak bagi surga, akan Ia berikan pula ke dalam pangkuan ayah dan ibu mereka di surga. Ia memuaskan perasaan cinta anak. Ia memberikan kepada mereka kenikmatan dan kelezatan itu secara abadi. Sebab anak-anak, karena belum masuk usia taklif, akan tetap menjadi anak-anak yang disenangi lagi manis untuk selamanya. Segala hal terlezat di dunia terdapat di surga dalam wujud tertingginya; hanya saja, kelezatan mencintai dan mengusap anak yang teramat manis itu — karena surga bukan tempat berketurunan — disangka tak ada di surga. Nah, dengan cara ini, kelezatan itu pun ada. Bahkan ada dalam rupa yang paling menyenangkan lagi manis. Maka kabar gembira bagi mereka yang anaknya wafat sebelum baligh…