Persoalan pertama:
Al-Kalimat · hlm. 113
Misal bagi datangnya ruh-ruh kepada jasad-jasadnya ialah: berkumpulnya kembali para prajurit sebuah pasukan yang amat teratur — yang telah bubar ke segala arah untuk beristirahat — dengan satu suara terompet yang nyaring. Ya, sebagaimana Sûr — terompet Israfil — tidak kalah dari terompet pasukan; ruh-ruh yang, ketika berada di arah keabadian dan di alam zarah, mendengar seruan اَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ yang datang dari sisi azali dan menjawab dengan قَالُوا بَلٰى — tentu ribuan derajat lebih tertundukkan, lebih teratur, dan lebih taat daripada para prajurit pasukan. Lagi pula, bukan hanya ruh-ruh; bahkan seluruh zarah pun merupakan sebuah pasukan Subhani dan prajurit-prajurit yang patuh perintah — hal ini telah dibuktikan Kalimat Ketiga Puluh dengan burhan-burhan yang pasti.